Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Juni 2013

Muda Berinvestasi, Tua Senang-Senang

Pernah ngga sih kita, anak-anak muda jaman sekarang, berpikir ke depan...
Masih akan samakah gaya hidup kita 5-10 tahun ke depan, atau 15-20 tahun yang akan datang?
Masih akan kah senikmat ini? well... buat saya pribadi yang alhamdulillah tidak perlu susah mikir akan makan apa hari ini, tapi lebih ke mau makan di mana, untuk gaya hidup saat ini sudah bisa saya golongkan sebagai gaya hidup kaum menengah, yang sekali nongkrong buat ngupi-ngupi bisa habis paling sedikit 100.000... Bahkan untuk nonton di bioskop saja yang minimal paling murah 25.000, saya bisa dalam sebulan menonton film 3-5kali, belum lagi mencoba berbagai tempat makan baru yang bukan sekelas warung pinggir jalan bisa habis 300.000-500.000...

Minggu, 24 Maret 2013

Jailolo, Salah Satu Kepingan Surga Dunia


Tulisan ini diikutkan dalam "Jailolo, I'm Coming!" Blog Contest yang diselenggarakan oleh Wego Indonesia dan Festival Teluk Jailolo"




“...maka disanalah potongan surga dunia diletakkan oleh Sang Pencipta, di sisi timur negeri ini.”



Kalimat di atas adalah penggalan dari sebuah draft proposal, proposal yang saya buat demi sebuah project untuk mengenalkan ke dunia, ke seluruh orang, kalau di sini, di timur Indonesia, ada kepingan surga yang diletakkan Yang Maha Kuasa.



Jumat, 22 Maret 2013

Selamat Datang ke Dunia, Pradha



17 Maret 2013, akhirnya bayi yang saya nantikan terlahir ke dunia. Salah... Saya tidak menantinya, saya membuatnya, bersama seorang teman, lantas memaksanya untuk hadir ke dunia. Namanya Pradha, sebuah proyek yang terlahir karena kecintaan saya pada negeri ini.


Awalnya iseng saja, saya dan seorang selebtweet sejagadraya Indonesia @supirpete2 bertemu untuk pertama kalinya *tsaah*, lantas beliau menyarankan saya untuk membuat sebuah majalah yang menggambarkan Makassar. Saya sih waktu itu masih menyimpannya dalam kotak ide, namun tidak ada keinginan cukup besar untuk merealisasikannya, sampai akhirnya dalam sebuah penerbangan dari Ibukota untuk pulang ke Makassar, di dalam maskapai yg sudah sangat sering membawa saya menjelajah karena promo dan tagline"everyone can fly" nya, sebuah ide muncul di otak saya. Aha... Kenapa saya tidak buat saja majalah traveling tapi kontennya khusus Indonesia Timur, seketika itu juga saya kepikiran seorang teman, Kak Afdhal, yang memiliki passion yg sama dalam jalan-jalan. Ingin segera mengontak dia, tapi apa daya saya dalam pesawat. Namun, segera setelah landing, saya mengontak beliau hanya dengan kata-kata "Ada proyek baruku, nanti saya infokan ke kita, ingatkan nah" kurang lebih begitulah.